30 Menit Perjalanan Setiap Hari, AIPTU Effendi Tak Kenal Lelah Kawal 4 Desa di Patani Barat ‎

Editor: Admin Utama author photo

Aiptu Efendi De Graf,Bhabinkamtibmas Kecamatan Patani Barat Saat Menyapa Pemuda Dengan Senyum Humanis 
HALTENG, RJ - Tinggal di Asrama Polsek Patani, wilayah Patani Induk, tak membuat AIPTU Effendi De Graf berjarak dengan masyarakat di wilayah tugasnya. Hampir setiap hari, ia menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari Patani Induk menuju Patani Barat untuk menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas yang membina empat desa sekaligus.

‎Empat desa tersebut yakni Banemo, Bobane Jaya, Bobane Indah, dan Bobane Remdi.

‎Jarak perjalanan tersebut menjadi bagian dari rutinitas AIPTU Effendi dalam memastikan kehadirannya tetap dirasakan masyarakat. Selama kondisi kesehatan memungkinkan, ia terus bergerak dari Patani Induk menuju desa-desa binaannya.

‎Bagi seorang Bhabinkamtibmas, kehadiran di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari tugas. Bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga untuk membangun komunikasi, mendengar keluhan warga, serta menjaga hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat.

‎Di empat desa binaannya, AIPTU Effendi dikenal sebagai sosok yang tidak menjaga jarak dengan warga. Ia berbaur, menyapa, berdialog, bahkan bercanda bersama masyarakat.

‎Suasana yang cair tersebut membuat komunikasi menjadi lebih terbuka. Warga pun memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan maupun informasi yang berkaitan dengan kondisi keamanan dan kehidupan sosial di desa.

‎Konsistensi itulah yang membuat tugas sebagai Bhabinkamtibmas tidak sekadar terlihat dari kehadiran saat ada persoalan. Ada perjalanan yang harus ditempuh, ada masyarakat yang harus ditemui, dan ada komunikasi yang harus terus dijaga.

‎Apresiasi terhadap konsistensi tersebut juga disampaikan Kapolsek Patani, IPDA Mustakim Puasa. Menurutnya, seluruh personel memiliki semangat dalam menjalankan tugas, namun AIPTU Effendi dinilai menunjukkan intensitas kehadiran yang lebih tinggi di wilayah binaannya.

‎“Semua anggota rajin, tetapi AIPTU Effendi memang lebih rajin dalam menjalankan tugasnya,” ujar IPDA Mustakim.

‎Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas sekaligus membangun komunikasi dengan warga.

‎Sekitar 30 menit perjalanan dari Patani Induk menuju Patani Barat mungkin hanya terlihat sebagai jarak di atas peta. Namun, ketika perjalanan itu dilakukan berulang kali demi menjalankan tugas dan menemui masyarakat, jarak tersebut menjadi bagian dari rutinitas pengabdian.

‎AIPTU Effendi De Graf memilih untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat- menyapa, mendengar, berbaur, dan mengawal situasi kamtibmas di empat desa yang menjadi tanggung jawabnya(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini