HUT ke-36 Halteng: Bupati Ikram Beberkan Capaian IMS-ADIL, Kemiskinan Turun, PAD Tembus Rp480 Miliar ‎

Editor: Admin Utama author photo

HALTENG, RJ - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Di hadapan jajaran pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tamu undangan, Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama kepemimpinan IMS-ADIL, mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bantuan pendidikan, hingga pembangunan rumah layak huni.

‎Dalam upacara yang berlangsung khidmat di Halmahera Tengah, Sabtu (31/10/2026), Ikram bertindak sebagai Inspektur Upacara. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan perkembangan ekonomi dan pembangunan daerah sekaligus menegaskan sejumlah agenda yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.

‎Salah satu angka yang menjadi sorotan adalah penurunan persentase kemiskinan. Berdasarkan data yang disampaikan Bupati, angka kemiskinan Halmahera Tengah turun dari 12 persen pada 2022 menjadi 8,77 persen pada 2026. Artinya, terjadi penurunan sebesar 3,23 poin persentase dalam kurun waktu tersebut.

‎Di sektor pendidikan, pemerintah daerah mencatat sebanyak 5.119 penerima beasiswa sejak 2023 hingga Agustus 2026, dengan total anggaran sekitar Rp66,56 miliar. Program ini disebut sebagai bagian dari upaya membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak daerah agar keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang meraih pendidikan.

‎Tak hanya beasiswa, pemerintah juga menyatakan akan memperluas program pendidikan gratis, bantuan seragam sekolah, serta insentif bagi tenaga pendidik.

‎Dalam pidatonya, Ikram turut memaparkan perkembangan keuangan daerah. Pada 2025, realisasi pendapatan Kabupaten Halmahera Tengah tercatat sekitar Rp2,091 triliun, dengan PAD mencapai Rp395,72 miliar.

‎Sementara itu, hingga 29 Oktober 2026, realisasi pendapatan daerah tercatat sekitar Rp1,184 triliun. Adapun PAD mencapai Rp480,35 miliar atau 102,15 persen dari target tahun berjalan.

‎Capaian tersebut disampaikan sebagai gambaran kapasitas fiskal daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Bupati menegaskan bahwa kemampuan keuangan daerah harus dimanfaatkan untuk membiayai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

‎Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Setiap rupiah anggaran, menurutnya, harus memiliki manfaat yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.

‎Pada sektor perumahan, Ikram mengungkapkan bahwa pembangunan dan peningkatan kualitas rumah pada 2025 mencapai 621 unit. Sementara pada 2026 tercatat 344 unit, ditambah pembangunan 30 unit dapur.

‎Jika diakumulasikan dengan data sejak 2023, saat dirinya menjabat sebagai Penjabat Bupati, jumlah pembangunan rumah layak huni dan rehabilitasi rumah tidak layak huni diperkirakan telah mencapai sekitar 3.000 unit, baik melalui program perangkat daerah maupun pemerintah desa.

‎Di bidang kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis telah menjangkau lebih dari 48.000 orang hingga Oktober 2026. Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa peningkatan akses layanan harus dibarengi dengan penguatan kualitas pelayanan, ketersediaan tenaga kesehatan, obat-obatan, dan fasilitas kesehatan.

‎Di sektor infrastruktur, total jaringan jalan daerah pada 2025-2026 tercatat sepanjang 802,375 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 509,33 kilometer berada dalam kondisi baik atau telah beraspal hotmix, sedangkan 293,04 kilometer lainnya masih membutuhkan perhatian dan penanganan pemerintah.

‎Pemerintah daerah juga menyoroti pembangunan infrastruktur air bersih melalui kolaborasi dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). WTP Weda memiliki kapasitas tercatat 15.000 meter kubik per hari, sedangkan WTP Lelilef mencapai 7.000 meter kubik per hari.

‎Namun, Bupati mengingatkan bahwa pembangunan fasilitas air bersih harus diikuti pengelolaan operasional dan distribusi yang andal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

‎Sementara itu, pada momentum HUT ke-36, pemerintah daerah membuka 1.989 lowongan pekerjaan melalui kegiatan Job Fair. Jumlah pencari kerja yang berminat dilaporkan mencapai lebih dari 4.000 orang.

‎Angka tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap peluang kerja di tengah perkembangan industri dan investasi di Halmahera Tengah. Bupati pun meminta generasi muda untuk meningkatkan keterampilan, disiplin, integritas, dan kompetensi agar mampu bersaing serta mengambil peluang yang tersedia.

‎Perputaran ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari laporan capaian HUT tahun ini. Bupati menyebut WaMa Fest yang berlangsung pada 10-28 Oktober 2026 mencatat omzet bruto pelaku UMKM sekitar Rp314,57 juta.

‎Kegiatan tersebut melibatkan 19 pelaku UMKM, komunitas Weda Go, mitra usaha, dan komunitas kreatif. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan untuk memperluas pasar produk lokal dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

‎Di akhir pidatonya, Ikram mengingatkan seluruh jajaran aparatur sipil negara agar menjadikan jabatan sebagai amanah dan kewenangan sebagai tanggung jawab. Birokrasi, katanya, harus hadir menyelesaikan persoalan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik.

‎Ia juga meminta dunia usaha memperluas kesempatan kerja bagi tenaga lokal, memberikan ruang bagi UMKM, meningkatkan transfer pengetahuan dan keterampilan, serta memperkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

‎Memasuki usia ke-36 tahun, Halmahera Tengah masih menghadapi pekerjaan besar, terutama pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan dasar, penyerapan tenaga kerja lokal, dan penguatan kesejahteraan masyarakat.

‎Karena itu, berbagai angka capaian yang dipaparkan dalam pidato HUT tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh program berjalan konsisten, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari wilayah pesisir, kepulauan, pedalaman hingga kawasan industri.

‎Peringatan HUT ke-36 tahun ini mengusung tema “Fagogoru Tangguh, Ekonomi Tumbuh, Halteng Maju”, sebagai pengingat bahwa kemajuan daerah harus tetap berpijak pada persatuan, nilai budaya, dan kesejahteraan seluruh masyarakat.

‎Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan H. Ismail Dukomalamo, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta jajaran pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini