PUPR Halteng Klarifikasi Jalan Damuli Berlumpur, ini Penjelasan Plt Kadis

Editor: Admin Utama author photo

HALTENG, RJ - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, membantah dugaan ketidaksesuaian kualitas material pada pekerjaan sirtu ruas jalan Desa Damuli, Kecamatan Patani Timur. PUPR menyebut kondisi jalan yang berlumpur dipicu hujan saat material baru dihamparkan dan belum memasuki tahap pemadatan.

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Halmahera Tengah, Rislawati Karim, ST, menegaskan material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut telah memenuhi standar. Ia menjelaskan, material yang baru dihamparkan belum sempat dipadatkan ketika hujan turun sehingga menyebabkan badan jalan berlumpur.

‎“Itu kan material baru dibuang, belum dilakukan pemadatan, sudah turun hujan. Jadi wajar kalau berlumpur. Bukan karena materialnya tidak memenuhi standar,” kata Rislawati, Rabu (14/10/2026).

‎Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait kondisi jalan yang masih rusak dan berlumpur di sejumlah titik.

‎Pekerjaan jalan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Halmahera Tengah Tahun Anggaran 2026 dengan pagu anggaran Rp9,5 miliar dan dilaksanakan oleh CV Balab Garda Perjuangan.

‎Adapun ruas jalan yang menjadi perhatian di Kecamatan Patani Timur itu dilaporkan memiliki panjang sekitar 1,6 kilometer.

‎PUPR Halteng menjadwalkan pekerjaan pengaspalan mulai akhir Oktober hingga akhir Desember 2026. Pengaspalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalan dan menunjang mobilitas masyarakat setempat.

‎Meski PUPR telah menyatakan material memenuhi standar, kualitas pekerjaan tetap perlu dipastikan melalui pengawasan teknis di lapangan. Pemeriksaan terhadap mutu material, proses pemadatan, serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi kontrak menjadi penting untuk memastikan proyek yang menggunakan anggaran Rp9,5 miliar tersebut menghasilkan infrastruktur yang layak dan berkualitas.

‎Masyarakat pun berharap rencana pengaspalan dapat direalisasikan sesuai jadwal sehingga persoalan jalan rusak dan berlumpur tidak terus menghambat aktivitas warga di Kecamatan Patani Timur.(*)

‎

Share:
Komentar

Berita Terkini