WEDA, RJ - Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malam Sangadji, M.Si, melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur birokrasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Puluhan pejabat mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) hingga Pejabat Administrator dan Pengawas resmi bergeser dari posisi sebelumnya.
Bupati Halmahera Tengah Ikram Makan Sangaji Melantik Puluhan Pejabat di Aula Kantor Bupati Salahuddin Bin Talabunldin Weda.Kamis (20/8/2026)
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Aula Salahuddin Kantor Bupati Halteng, Kamis (20/8/2026). Agenda tersebut dihadiri Wakil Bupati Ahlan Djumadil, S.IP, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, S.H., M.Hum., pimpinan OPD, serta Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah.
Perombakan ini menjadi salah satu langkah besar Bupati Ikram dalam menata ulang mesin pemerintahan daerah. Pergeseran sejumlah pejabat strategis sekaligus membuka babak baru bagi kinerja birokrasi Halteng yang selama ini dituntut lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ikram menegaskan, rotasi dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Namun, pejabat yang telah menerima amanah baru diminta tidak menjadikan jabatan sebagai sekadar posisi administratif.
“Saya minta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera tancap gas, bekerja profesional, menjaga integritas, dan mengawal prioritas pembangunan daerah demi kesejahteraan warga Halmahera Tengah,” tegas Ikram.
Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi para pejabat baru. Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan perubahan nama dan struktur jabatan, tetapi juga menunggu perubahan nyata dalam kualitas pelayanan publik, pembangunan, serta pengelolaan pemerintahan.
Kepala BKPSDM Halteng, Arman Alting, memastikan proses pengangkatan dan penyegaran pejabat telah dilakukan berdasarkan mekanisme dan regulasi kepegawaian yang berlaku.
Menurutnya, pertimbangan yang digunakan mencakup kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi.
“Pengangkatan dan penyegaran posisi ini didasarkan pada pertimbangan kompetensi, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi. Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat membawa energi baru dan meningkatkan efektivitas kinerja di unit kerja masing-masing,” ujar Arman.
Tujuh Pejabat Eselon II Bergeser
Dalam perombakan tersebut, tujuh pejabat JPT Pratama atau Eselon II.b mendapatkan posisi baru berdasarkan SK Bupati Halmahera Tengah Nomor 821.2/KEP/414/2026.
Ahmadiarsyah, ST, M.Sc, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, bergeser menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Mardiatiningsi Kitong, S.Pd., M.Si, sebelumnya Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Husen Umagapi, SH., M.Si, sebelumnya Kepala Bagian Hukum Setda, kini menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Sementara Hakkamy Husain, SH, yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, bergeser menjadi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda.
Husain Ali, SE, MM, yang sebelumnya menduduki posisi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, dipercaya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
Rijja Rajana, SKM., MPH, yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, kini dipercaya memimpin Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Sedangkan Muhammad Subhan, SH, yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, naik menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Perubahan Menjalar ke Eselon III dan IV
Perombakan tidak berhenti di level pimpinan tinggi. Sejumlah pejabat administrator dan pengawas juga mengalami pergantian posisi.
Pada level Eselon III, Yusri Muslimin, SH, dipercaya sebagai Kepala Bagian Hukum Setda. Hajar Adam, S.TP, menjadi Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, sedangkan Ricky Nusah, S.ST.Par, menduduki posisi Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Nurdin Ahmad, SE, bergeser menjadi Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata. Abd. Kadir Djamaludin, SSTP, dipercaya sebagai Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas PMD.
Siti Hawa Husen, S.Mn, menjadi Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan. Sementara Ruslia Gani, SE, dipercaya sebagai Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
Di level pengawas, sejumlah pejabat juga mendapatkan penugasan baru di berbagai OPD, termasuk BKPSDM, BPKAD, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, hingga sejumlah kantor kecamatan.
Beberapa nama yang mendapat posisi baru antara lain Muhammad Akhdiyanoor Wirahadi, S.Tr.IP., MM sebagai Kasubbag Perencanaan dan Evaluasi BKPSDM; Sofyan Senen, ST., MM sebagai Kasubbag Perencanaan dan Evaluasi Dinas Pekerjaan Umum; Rahmatullah, SP sebagai Kasubbag Perencanaan dan Pelaporan Dinas Pertanian; serta Nuryanti Basri, S.Pd sebagai Kepala UPTD Satuan Pendidikan Non-Formal Dinas Pendidikan.
Sejumlah pejabat juga ditempatkan di kecamatan, antara lain Firdaus Muhammad, S.Pd, Aklion Sangaji, Maskur Husain, S.Pi, Jemi Hamisi, S.Pd, Jasman Mujari, S.Pd, dan Sumanti Muhammad, SE.
Jabatan Baru, Tanggung Jawab Baru
Perombakan birokrasi ini kini berada di tangan para pejabat yang dilantik. Setelah sumpah jabatan diucapkan, ukuran keberhasilan bukan lagi pada seremoni, melainkan pada kemampuan mereka membuktikan kinerja.
Pemkab Halteng menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin besar, sementara berbagai persoalan pembangunan dan tata kelola pemerintahan membutuhkan respons cepat dan terukur.
Karena itu, rotasi kali ini tidak boleh berhenti sebagai pergantian kursi. Bupati Ikram telah memberikan sinyal jelas pejabat baru harus bekerja cepat, profesional, dan berintegritas.
Kini publik menunggu apakah wajah baru birokrasi Halteng benar-benar mampu menghadirkan perubahan atau sekadar memindahkan nama dari satu jabatan ke jabatan lainnya.(tim/red)