TERNATE,RJ- Dinas Pendidikan Kota Ternate melalui Bidang Sekolah Dasar (SD) terus memperkuat langkah pencegahan terhadap perundungan (bullying), kekerasan, dan intoleransi yang berpotensi terjadi di lingkungan satuan pendidikan.
Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi dan pendampingan bagi satuan pendidikan, sebagai langkah serius untuk memastikan sekolah tidak menjadi ruang yang membiarkan praktik kekerasan, intimidasi, maupun tindakan diskriminatif terhadap peserta didik.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Ternate, Rosdiana Drakel S.Pd.M.Pd, menegaskan bahwa pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak boleh berhenti sebatas sosialisasi. Sekolah dituntut membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mampu melindungi setiap anak.
Menurutnya, perundungan bukan persoalan sepele yang dapat dianggap sebagai bagian dari kenakalan anak. Jika dibiarkan, tindakan tersebut dapat memberikan dampak serius terhadap rasa aman, kepercayaan diri, hingga proses pendidikan peserta didik.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak. Karena itu, pencegahan perundungan, kekerasan, dan intoleransi harus menjadi perhatian bersama,” tegas Rosdiana.Selasa (4/8/2026)
Ia menambahkan, pendampingan kepada satuan pendidikan menjadi bagian penting agar pihak sekolah memiliki pemahaman dan langkah yang tepat ketika menemukan indikasi perundungan maupun kekerasan.
Dinas Pendidikan juga mendorong kepala sekolah dan tenaga pendidik agar tidak menutup mata terhadap berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Setiap laporan maupun indikasi harus ditangani secara cepat, tepat, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Pesan Dinas Pendidikan Kota Ternate tegas sekolah bukan tempat untuk menormalisasi bullying, kekerasan maupun intoleransi. Perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan sekadar slogan dalam kegiatan sosialisasi.
Sosialisasi tersebut berlangsung selama satu Minggu dengan pemateri dari DP3A Kota Ternate,Eska Saera.S.STP.Kepala UPTD PPA Kota Ternate dan Hasanuddin Fokate.SE.M.Si.Badan Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Maluku Utara
Turut Hadiri dalam kegiatan sosialisasi Kepala Sekolah, Komite, para dewan Guru pemangku kepentingan. (Tim/red)



