Dari Faudu ke Misi PBB, Kapolsek Patani Mustakim Puasa Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Editor: Admin Utama author photo

Weda, RJ - Sosok Kapolsek Patani, Mustakim Puasa, S.E., bukan sekadar berdiri sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah.

Di balik seragam dan tanggung jawabnya sebagai perwira Polri, tersimpan perjalanan panjang pengabdian yang ditempa dari pendidikan kepolisian, penugasan lintas wilayah hingga pengalaman menjalankan misi perdamaian dunia bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mustakim Puasa lahir di Faudu, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, 15 Mei 1983. Ia merupakan anak ke-12 dari 12 bersaudara. Pendidikan menengahnya ditempuh di SMA Negeri 4 Ternate, sebelum kemudian memilih jalan pengabdian melalui institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kariernya dimulai dari pendidikan Tamtama Brimob Polri, kemudian berlanjut hingga menjadi Bintara. Tak berhenti di sana, Mustakim kembali menempuh pendidikan pengembangan hingga akhirnya mengikuti Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun 2025 di Sukabumi.

Saat mengikuti pendidikan tersebut, ia dipercaya mengemban jabatan sebagai Kabid Agama Islam Resimen Citta Dharma Laksita.

Pengalaman tugasnya juga tidak hanya berkutat di satu wilayah. Mustakim tercatat pernah menjalankan berbagai penugasan di wilayah Maluku Utara. Salah satu pengalaman yang cukup menonjol terjadi pada 2006, ketika ia mendapat tugas pengawalan kapal ikan asing asal Filipina dari Ternate menuju Bitung.

Pengawalan tersebut dilakukan karena kapal ikan asing itu disebut tidak memiliki izin memasuki wilayah Maluku Utara. Tugas tersebut menjadi bagian dari pengalaman panjang Mustakim dalam menjalankan tugas kepolisian di lapangan.

Namun, pengalaman paling prestisius dalam perjalanan pengabdiannya terjadi ketika Mustakim dipercaya bergabung dalam misi perdamaian PBB di Darfur, Sudan, pada 2014-2015.

Dalam misi UNAMID (United Nations-African Union Hybrid Operation in Darfur) tersebut, Mustakim menjalankan tugas selama kurang lebih satu tahun dua bulan. Ia bertugas sebagai bagian dari pasukan taktis lapangan sekaligus menjalankan peran sebagai Liaison Officer (LO).

Pengalaman di medan tugas internasional itu menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya. Dari tanah Faudu di Pulau Hiri, Mustakim kemudian membawa pengabdiannya hingga ke panggung misi perdamaian internasional.

Kini, dengan pangkat dan tanggung jawab sebagai Kapolsek Patani, pengalaman panjang tersebut kembali mendapat ruang dalam momentum nasional. Pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026, Mustakim dipercaya menjadi Inspektur Upacara di Kecamatan Patani.

Kepercayaan tersebut menjadi simbol bahwa perjalanan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari pangkat dan jabatan, tetapi juga dari panjangnya pengabdian, pengalaman tugas serta tanggung jawab yang pernah diemban.

Dari seorang anak bungsu dari 12 bersaudara di Faudu, menempuh pendidikan di Ternate, menjalani kerasnya pendidikan Brimob, mengabdi di berbagai wilayah Maluku Utara, hingga menginjakkan kaki dalam misi perdamaian PBB di Afrika perjalanan Mustakim Puasa menjadi potret lain tentang bagaimana seorang putra daerah meniti karier melalui disiplin, penugasan dan pengabdian.(Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini