TERNATE, Rj- Upaya meningkatkan kemampuan digital dan kompetensi siswa terus dilakukan melalui kerja sama sekolah dengan platform pendidikan Ruang guru. Salah satu program yang disiapkan adalah pembukaan kelas coding gratis selama satu tahun bagi siswa yang berhasil lolos seleksi.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari kemitraan sekolah dengan Ruang guru yang selama ini telah terjalin, termasuk dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dari kerja sama itu, sekolah mendorong agar program pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi program yang memberikan keterampilan nyata bagi peserta didik.
Dalam program kelas coding tersebut, sebanyak 50 siswa akan mendapatkan kesempatan belajar secara gratis selama satu tahun. Peserta nantinya akan dibagi dalam beberapa kelas dengan kapasitas sekitar 25 siswa per kelas.
Namun, kesempatan tersebut tidak diberikan secara otomatis. Siswa yang berminat diwajibkan melakukan pendaftaran melalui tautan yang telah disediakan dan mengikuti proses seleksi atau tes. Siswa yang dinyatakan lolos akan memperoleh kesempatan mengikuti pembelajaran dan mendapatkan pendampingan dari tim Ruang guru selama satu tahun tanpa biaya.
“Jadi mereka memberikan kelas coding gratis selama satu tahun untuk 50 siswa. Kelasnya hanya 25 orang. Ada persyaratan dan link untuk mendaftarkan diri. Semua gratis, tetapi anak-anak harus mengikuti tes. Kalau lolos seleksi, mereka berhak mendapatkan kesempatan belajar bersama tim Ruang guru dan mendapatkan bimbingan selama satu tahun,” ujar Nurhayati Pandawa,S.Pd.M.Pd .
Program ini dinilai penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat. Kemampuan coding bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, tetapi dapat menjadi salah satu bekal penting bagi siswa untuk menghadapi dunia pendidikan dan pekerjaan yang semakin berbasis teknologi.
Pihak sekolah juga menegaskan bahwa kehadiran tim Ruang guru dalam program tersebut merupakan bagian dari upaya yang secara aktif didorong sekolah agar siswa memperoleh akses pembelajaran tambahan yang berkualitas.
Dengan kuota yang terbatas, sekolah diharapkan dapat memastikan program tersebut benar-benar menyasar siswa yang memiliki minat dan komitmen untuk belajar. Seleksi pun menjadi pintu awal bagi siswa yang ingin mendapatkan pengalaman belajar coding secara intensif tanpa harus mengeluarkan biaya selama satu tahun.
Program gratis, tetapi peluangnya tidak otomatis. Siswa harus berani mendaftar, mengikuti tes, dan membuktikan diri layak mendapatkan kesempatan tersebut.(tim/red)
